IN TIME

Aku tidak punya waktu.

Aku tidak punya waktu
mengkuatirkan kenapa itu terjadi.

Itu memang sudah begitu.

Kami direkayasa secara genetik agar
penuaan berhenti pada usia 25 tahun.

Masalahnya, usia kami tinggal setahun lagi.

Kecuali kami punya tambahan waktu.

Saat ini waktu adalah uang.

Kami dapatkan lalu kami habiskan.

Orang kaya bisa hidup selamanya.

Sementara yang lain…,

Aku hanya ingin bangun dengan waktu

lebih banyak di tangan daripada waktu sehari.

Narasi di atas sudah cukup menjelaskan maksud dari sutradara.

Mengerikan memang tapi begitulah yang terjadi, film ini menjelaskan bagaimana kerasnya hidup.

Semua yang dipertaruhkan adalah untuk sebuah kehidupan.

Nice Film

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s