Imajinasi

berimajinasi sah-sah saja buka ?

kalo gue bilang “jika realita mulai memuakan, maka berimajinasi lah” .

kalo Einsten bilang gini “imajinasi lebih penting dari pengetahuan ” ada lagi yang gini “jika logika membawamu dari A hingga Z, maka Imajinasi akan membawamu kemana saja”.

Dan ini imajinasi gue.

awan senja, itu adalah nama yang akan kau sandang kelak nak. ayah bisa memanggilmu “awan” jika kau laki-laki dan ayah bisa memanggilmu “anja” jika kau perempuan. ayah telah menyiapkannya, terlalu cepat mungkin tapi nama adalah sebuah doa, nak. dan tidak ada salahnya jika ayah lebih banyak berdoa untuk mu.sebenarnya kau tidak perlu tau, ini antara ayah dan Tuhan.

“kau mau dengar penjelasan ayah tentang nama mu ?”

kau pandanglah langit di atas sana, nak. kau lihat betapa kokohnyaawan disana walaupun tanpa sedikitpun penyangga. dan kau lihat betapa mulianya dia, setia berada disana untuk meneduhkan kita. dan kau tau nak ketika hujan akan datang, ia lah yang memberitahukan kita.

“lalu kenapa senja ?” mungkin itu akan kau tanyakan juga.

senja adalah masa sebelum kegelapan nak. 

dan ini yang ayah inginkan ” jadilah seorang anak yang kuat, berdirilah yang tegap dengan kaki mu sendiri. Jadilah seorang pelindung bagi mereka. Dan jadilah seperti itu sebelum gelap/terlambat”.

“Yah aku ingin jadi … ,boleh ?  “

boleh kok kamu boleh jadi apa aja, terserah. “karena yang menentukan rezeki itu  Tuhan bukan profesi” itu yang perlu kamu tau, nak.

“Yah aku boleh pulang telat ?”

boleh kok, “kamu bebas pulang jam berapa pun, karena ayah tau anak ayah bisa dipercaya”.

“Yah boleh minta … nggak ?”

Iya, tapi tidak sekarang. “bersabarlah, nak !”

“Yah maaf, aku gagal”

tidak perlu bersedih nak, ayah tidak sedikitpun kecewa karena kau gagal. “kegagalan itu layaknya sebuah tembok, kau tidak akan bisa meruntuhkannya hanya dengan tangis dan keluh. keraskan pukulan mu dan jika tembok itu memang tidak dapat di hancurkan, kenapa kau tidak mencoba jalan yang lain, terkadang kita memang memerlukan jalan pintas”.

“Yah orang baik itu gimana sih ?”

semua orang itu baik nak, tinggal bagaimana kau memandangnya saja. kau tau “mahluk seperti setan yang dikutuk Tuhan pun masih memiliki hal positif yang bisa kita jadikan sebuah pelajaran” kamu tau apa ? “Setan tidak pernah lelah menggoda manusia, ya di konsisten, pantang menyerah. tidak ada istilah setan libur menggoda manusia”.

Terlihat bahagia “mungkin” ketika membayangkannya, tapi gue tau ngejalaninnya gak bakal semulus itu. dan kenapa gue sampe mengkhayal sejauh ini ? karena menurut gue “kegagalan yang tidak bisa di tebus kembali adalah ketika gagal menjadi seorang ayah

One thought on “Imajinasi

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s