Berwisata ke pangandaran

Ini dia ni “Bali”nya pulau jawa, di jamin gk kalah keren sama Bali beneran !

Tidak usah merogoh kocek terlalu dalam karena harga tiket masuk disini cukup terjangkau :

1. PEJALAN KAKI : Rp.  3.000

2. SEPEDA MOTOR: Rp.  6.100 

3. SEDAN/SEJENISNYA : Rp.  14.700 

4. KIJANG/SEJENISNYA : Rp.  27.700 

5. L300/SEJENISNYA : Rp. 40.700 

6. BUS KECIL : Rp.  52.500 

7. BUS SEDANG : Rp. 79.500 

8. BUS BESAR : Rp.  130.500

cara mencapai lokasi :

dari Jakarta :

Jakarta ke Pangandaran (750 km), naik bus Kp. Rambutan-Pangandaran, anda bisa menggunakan bus langsung menuju terminal pangandaran yang hanya berjarak 300 meter menuju gerbang masuk pantai. setelah itu anda bisa berjalan kaki atau menggunakan becak

Jika anda mengalami kesulitan melalui jalur darat,anda bisa pergi ke Jakarta atau Bandung terlebih dahulu lalu melanjutkan perjalanan dengan jalur udara melalui Bandara Nusawiru.

Jalur Udara : 
Naik pesawat Susi Air  dari Bandung-Nusawiru (Pangandaran) dari Bandara Husen Sastranegara
Naik pesawat dari Jakarta-Nusawiru (Pangandaran) dari Bandara Halim Perdanakusuma.

 

Sastra jendra Hayuningrat

Sastra jendra Hayuningrat atau dapat di artikan sebagai ilmu mencapai kesempurnaan atau dalam pengartian terminologi jawa disebut dengan ngelmu yang artinya sebuah ajaran rahasia untuk pegangan hidup (Poespaningrat Pranoejoe, 2008: 11). Tetapi arti kata ngelmu sendiri sudah pernah di artikan oleh Drs soesilo dalam bukunya yang berjudul ajaran kejawen yang terbit pada tahun 2000, beliau mengartikan ngelmu adalah angel ditemu artinya ilmu itu dipelajari dengan indra batin bukan aktivitas otak atau pemikiran semata.

Tujuan dari mempelajari ngelmu itu sendiri sudah pasti bukan untuk sesuatu yang berbau negatif melainkan untuk mencapai sebuah kesantunan dan ketenangan batin, hal tersebut telah jelas terdapat dalam sebuah serat yaitu serat wedatama gubahan mangkunegara yang menyebutkan “ngelmu iku kelakonekanthi laku. Lekase lawan kas. Tegese kas nyantosani. Setya budya pengekese dur angkara”.

Apabila sastra jendra tadi kita artikan dalam bahasa jawa maka akan lebih jelas kita dapat mengetahuinya, sastra yang berarti tulisan, lalu jen yang memiliki arti jane atau dalam baha indonesia berarti nyata dan dra singkatan dari Narendra yang artinya Yang Maha Agung atau Gusti. K.H Jamaludin menyebutkan bahwa ilmu yang memiliki media untuk mencapai makrifat atau mengenal Tuhan secara hakiki dalam islam disebut dengan Tasawuf.

Baca lebih lanjut